PEMUDA GENERASI PEMBERANI

MAYANG SARI LUBIS, MA
Dosen STAI AL-HIKMAH KOTA MEDAN

Ketika mendengar kata “pemuda” biasanya diidentikkan dengan semangat, pemberani, melakukan perubahan, bersungguh-sungguh, dan visioner.

Sahabat Rasulullah yang terkenal dengan semangatnya dalam berlomba kebaikan salah satunya adalah Ukasyah Bin Muhson Al-Asadi.

Dalam hadis shahih dari Abu Hurairah ra. diriwayatkan bahwasanya “Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, ‘Kelak masuk surga dari umatku tujuh puluh ribu orang dengan wajah bersinar laksana bulan di malam purnama.’

Maka pada saat itu Ukasyah mengacungkan telunjuknya dan berkata: “Wahai Rasulullah doakanlah aku agar Allah menjadikanku seorang dari mereka!”

Belajar itu kunci sukses

Rasulullah pun menjawab, “Ya Allah jadikanlah dia termasuk salah seorang dari mereka!”

Lalu sahabat lain dari kaum Anshar berdiri dan berkata “Wahai Rasulullah doakanlah pada Allah agar menjadikanku termasuk salah seorang dari mereka.”

Rasulullah pun menjawab “Ukasyah telah mendahului Anda!”

Demikianlah perlombaan dari kalangan sahabat, siapa yang lebih dahulu dialah yang akan mendapatkan kemenangan dan kebaikan. Banyak diam, merenung dan termangu dan terlalu banyak berpikir saat kebaikan ada di depan Anda hanya akan membuat kita menjadi terlambat dan merugi.

Keberanian dalam menyampaikan pendapat/visi terutama dalam kebenaran adalah suatu hal kebaikan.

Schopenhauer seorang filsuf Jerman menyatakan “Sebuah kebenaran harus melewati tiga tahap: Pertama, ditertawakan: Kedua, ditentang habis-habisan, dan Ketiga, diterima.”

Proses ini berjalan alamiah sebagai konsekuensi yang akan kita temui, baik dalam kondisi menguntungkan maupun merugikan. Begitulah secara natural kehidupan selalu dinamis dan bergerak cepat.

Seorang pemuda selalu melakukan perubahan dengan sungguh-sungguh dan memiliki pandangan ke masa depan. Mereka tidak hanya membatasi diri dengan model pengabdian tertentu namun juga menerima pengabdian lainnya. Akhlak pengabdian tidak diartikan dengan sesuatu hal yang sempit atau kecil, bukan hanya kepada sesama manusia, kelompoknya, melainkan juga berlaku pada tanaman, hewan dan lainnya.

One thought on “PEMUDA GENERASI PEMBERANI”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *