SAAT MENJADI RAKYAT “PEDULI”, BAGAIMANA KALAU MENJADI PEMIMPIN. SANDIAGA UNO

 

Oleh: Mayang Sari Lubis, MA.
Dosen STAI Al-Hikmah Medan.

Sepantasnya sebagai rakyat adalah mendukung kebijakan pemerintah dalam menangani permasalahan “ekonomi”. Dikarenakan permasalahan ini langsung menyentuh jantung kehidupan sosial rakyat kecil.

Beberapa kebijakan yang diambil pemerintah untuk mengurangi tekanan pada nilai tukar dan menstabilkan ekonomi, antara lain penyesuaian harga BBM bersubsidi, pemberian potongan pajak kepada industri padat karya dan berorientasi ekspor, pengenaan pajak tambahan untuk produk-produk mewah, penurunan tarif impor untuk barang yang digunakan untuk kegiatan ekspor, kebijakan penggunaan biodiesel untuk mengurangi impor bahan bakar. (https://www.cnbcindonesia.com/market/20180904133645-17-31659/ketika-rupiah-anjlok-harga-bbm-sempat-dinaikkan).

Namun, jika terjadi penyesuaian harga BBM bersubsidi, yang terjadi adalah semua barang dan kebutuhan akan menjadi naik, sedangkan daya beli rakyat kecil sangat jauh dari “realita harga-harga pasar.”

Nah, menarik disini untuk dibahas. Yaitu sebuah tanggung jawab moral yang dilakukan seorang rakyat yang memiliki kekayaan dan merupakan salah seorang pengusaha ternama di Indonesia yaitu Sandiaga Uno.

Sekolah Qur'an di Berastagi

Beliau memutuskan mengkonversi aset dolar yang dia miliki sebanyak 35 persen. Hal tersebut ia lakukan untuk menaikkan nilai tukar rupiah.

“Ini waktunya membela negara, jangan sampai terpecah belah,” ujar Sandiaga di GOR Bulungan, Rabu (5/9).

Barangkali ini adalah momentum yang tepat bahwa “rakyat bersama pemerintah”, maka selayaknya juga “pemerintah bersama rakyat.” Sehingga kebijakan yang diambil adalah menguntungkan rakyat dan mengurangi beban rakyat dalam permasalahan ekonomi.

Apalagi jika semua rakyat, terutama konglomerat yang menyimpan dollar mau menjualnya, dan berlomba-lomba memberikan solusi untuk “menaikkan nilai rupiah.”

Uno, telah menunjukkan jiwa kepemimpinannya, memberikan solusi real (nyata) dalam permasalahan rakyat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *